Storyfest 2026: Menguatkan Peran Ibu melalui Storytelling

Bogor, 25 Januari 2026 — Yayasan Alang-Alang bersama Perpustakaan KAIT Plus, berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak), sukses menyelenggarakan Storyfest: Kompetisi Storytelling untuk Ibu yang bertempat di Yayasan Alang-Alang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi ruang belajar, berbagi, dan bertumbuh bagi para ibu dalam menumbuhkan budaya literasi di rumah melalui praktik bercerita yang hangat dan bermakna.

(Gambar: Kegiatan Storyfest yang berjalan, foto oleh tim dokumentasi)

Acara dibuka dengan sambutan dari Karina Maharani, Ketua Yayasan Alang-Alang, yang menegaskan pentingnya peran ibu sebagai pendamping utama anak dalam membangun kebiasaan membaca dan komunikasi yang positif di keluarga. Sambutan ini sekaligus menjadi pengantar semangat kolaborasi antara komunitas, perpustakaan, dan perguruan tinggi dalam memperluas dampak literasi.

Suasana semakin cair melalui games ice breaking dan penampilan tari Cingcangkeling yang ditampilkan oleh peserta Perpustakaan KAIT Plus. Acara dilanjutkan dengan penampilan 11 orang tua yang tampil menyampaikan cerita pilihan mereka. Para ibu menunjukkan kreativitas yang beragam, mulai dari intonasi suara, ekspresi tubuh, hingga penggunaan properti seperti buku cerita, boneka tangan, dan alat bantu sederhana lainnya. Beberapa peserta juga memanfaatkan koleksi Perpustakaan KAIT Plus sebagai sumber cerita. Koleksi tersebut antara lain berasal dari Bantuan Bacaan Bermutu Tahun 2025 dari Perpustakaan Nasional, yang memperkaya pilihan bacaan berkualitas bagi keluarga.

(Gambar: Pembagian hadiah juara pada pelatihan yang berjalan, foto oleh tim dokumentasi)

Sembari menunggu jalannya lomba, anak-anak mengikuti kegiatan kreasi daur ulang membuat tempat pensil, sebuah aktivitas edukatif yang menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan kreativitas sejak dini.

Inspirasi bercerita semakin terasa lewat penampilan pendongeng Kak Adi Sam dari Kampung Dongeng Indonesia. Melalui teknik vokal, ekspresi, dan penghayatan cerita, Kak Adi Sam memberikan contoh praktis bagaimana cerita dapat disampaikan dengan hidup dan menyentuh, sekaligus memotivasi para peserta untuk terus mengasah keterampilan storytelling.

Pada akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang kompetisi. Juara 1 diraih oleh Siti Nuryanti dengan cerita “Sahabat Sejati”, Juara 2 oleh Nurhasanah yang membawakan cerita “Kelinci dan Kura-Kura”, dan Juara 3 oleh Nur Shabrina Sulaeman berkisah tentang sosok inspiratif “Rohana”. Seluruh peserta juga menerima souvenir sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, dedikasi, dan partisipasi mereka.

Kegiatan Storyfest 2026 menjadi sarana kolaborasi lintas pihak yang menghadirkan program literasi  inklusif dan berdampak. Melalui kompetisi ini, diharapkan semakin banyak ibu yang percaya diri bercerita, memanfaatkan koleksi perpustakaan, dan menghadirkan momen membaca yang hangat di rumah bersama anak-anak.

Lompat ke Topik
Artikel kami bermanfaat? Yuk bagikan ke medsosmu!
Shofwan
Seorang yang mencintai teknologi dan seni, serta memiliki ketertarikan dengan isu-isu sosial inklusif.
Program Yayasan
Yayasan Alang-Alang
Search
Home
Update
Inspirasi
Produk
Hubungi Kami
Mengenai Kami
Kebijakan Privasi
Ketentuan
Layanan
Yayasan Alang-Alang